Archive for December, 2005
Have a great 2006
Terima image lucu dari Dan.. makasih ya Dan.. makasih juga ucapannya. Karena lucu, aku posting ya.. biar Chacha gampang lihatnya…
Aku ucapkan Selamat Tahun Baru 2006, semoga tahun yang baru nanti menjadi tahun yang mengawali kisah sukses, kebahagiaan, tercapainya segala keinginan dan harapan kita semua. Amin.
Nanti setiap malam tahun baru (silvester), di Ulm tuh seru banget. Langit dipenuhi kembang api. Biasanya aku nonton dan nge-shoot pakai handycam saja dari balkon. Franz yang tugas ambil foto2nya. Nanti CDnya tinggal dikirim ke Bandung, biar keluarga bisa ikut merasakan meriahnya silvester di Ulm.

2005 Has sped by

Now, we need to face 2006

There may be risks involved

We may need to face roadblocks

So stay alert

Share time with friends

Jump over obstacles

With care

And caution

Face challenges

Remember to laugh

Cooperate

Discover

Make new friends

Above all…be ready for adventure

Stick together

And you will be able to go far

Very far…..

Well, not quite that far….

Always take time to smell the flowers

Don’t forget to relax and enjoy

And never forget to love those dearest to you
Happy New Year…May God Bless You
New Layout
Waktu sedih malam Natal kemarin, Engel kirim aku image yang begitu indah.. lengkap dengan accessoriesnya dalam format zip.. duh Ngel.. langsung aku coba, aku bikin code sendiri, ga apa ya..
Makasih ya sayang.. Berteman dengan kamu, menerima perhatian kamu yang begitu besar, sungguh mengingatkanku pada perhatian yang pernah papa mamaku kasih.. Dulu tiap aku sedih trus ngambek, jaman masih manja, papa suka kasih duit buat bujuk aku, hehe.. (dasar Tina nakal), langsung deh ngambeknya ilang…
Sekarang, saat aku sedih, kamu menghibur aku, lengkap dengan kiriman yang indah ini, wah.. senangnya.. Jujur aku terharu banget, Ngel..
Dari hatiku yang paling dalam, aku sampaikan rasa terimakasihku buat Engel dan juga buat semua teman-teman yang sudah menghibur aku. Terimakasih banyak ya..
Sedih kemarin memang sudah bawaan.. sedih berkala tiap malam Natal dan malam tahun baru.. (biasa, kangen keluarga yang di Bandung..) Tapi sekarang sedihnya sudah hilang kok..
Layoutnya cerah ceria ya.. Sebenarnya aku jarang pakai warna cerah begini, ijonya kan menclang banget, tapi memang lagi ingin ganti suasana..
Karena sedih kemarin, belum update novel. Ga berani. Karena kalau dipaksakan mengarang dalam keadaan sedih, khawatir tokoh utamanya dibikin mati, hi.. kan kasihan. Jadi sabar ya, aku tunggu mood dulu.. qeqeqeqe…
Ok deh, buat semua, aku sampaikan salamku yang paling manis, campur sedikit strawberry dan ice cream.. (Daniel.. awas jangan rebut ice creamku ya..)
Kangen
Malam Natal ini, agak sedih. Tiba-tiba merasa kehilangan kehangatan keluarga di Bandung. Tiga tahun sudah kulewatkan malam Natal di Jerman. Walau bahagia, namun hati kecilku begitu merindukan mama, papa, saudara, teman…
Jauh dari tanah air, ternyata berat juga. Setelah jauh, baru terasa arti kebersamaan yang dulu-dulu.
Sudah 4 moment terlewatkan tanpa kehadiranku. Saat mbak Ucy dan Iren melahirkan, Alfo dan Nie menikah. Hiks.. betapa mahal harga yang harus dibayar demi sebuah gelar Doktor! Betapa kusadari bahwa semua moment itu tak dapat berulang. Namun aku tak berdaya. Keadaan yang mengharuskan..
Mungkin rasa sentimentil ini datang karena malam ini adalah malam Natal. Malam yang mengingatkan aku pada kehangatan keluargaku.. pada ritual rutin ke gereja bareng, makan dan doa bersama, saling tukar kado..
Disini ada juga acara kumpul-kumpul, tapi tetap saja beda. Tak ada kue khas mamaku yang enak.. tak ada derai tawa kakak adikku… tak ada pertengkaran rebutan stick ps dan rebutan remoute.. tak ada teman setiaku..
Salah seorang sahabat baikku di Indonesia yang aku rindukan (pa kabar, sayang..) dulu pernah bilang: Kalau lagi rindu, berdoa saja, karena kekuatan doa sangat ampuh. Bisa menembus segala batas yang ada.
Aku sudah berdoa, tapi sedihnya belum bisa hilang..
Merry Christmas
If there were more days like Christmas, our world would be filled with the joy of song, the spirit of goodness, the colors of happiness, and the hope of believers everywhere.
Let this hopeful prayer rise softly up to heaven for the love in our homes.
Wishing you peace, love and happiness this Christmas and always.
May it always be a Christmas in your heart.
Google Adsense
Google Adsense adalah cara menghasilkan uang lewat blog. Cerita singkatnya, Google terima order iklan dari perorangan atau perusahaan, nah sama google iklan itu didistribusikan ke blogger yang mau pasang iklan di blognya, nanti blogger yang pasang iklan di blognya akan dapat persentasi, yang hitung-hitungannya ada rumusnya tersendiri.
Sejak lama aku tertarik sama Google Adsense, tapi belum terpikir untuk daftar. Setelah baca di blognya mas Priyadi tentang Cosa Aranda, yang dapat lebih dari 4000 dolar dari Google Adsense, aku langsung ngiler. Gile. 4000 dolar man.. Lumayan banget kan?
Kemarin, aku daftar. Hari ini dah di approve. Tau aja google kalo aku tuh pelanggan setianya. Ngeblog dapet uang kan asyik..
Banyak cara untuk meningkatkan pendapatan dari adsense. Kalo aku sih pakai cara mengutamakan content. Dengan content yang bagus, otomatis orang akan suka berkunjung ke blog kita, gitu kan?
Kalau mau lihat contoh adsensenya, itu yang sebelah kanan, sudah aku pasang.
Der König von Narnia
Kemarin dengan Franz dan Chacha nonton film Der König von Narnia. Biaya produksi dan anggaran pemasaran film Disney ini konon mencapai 250 juta dolar. Wow. Sebuah nilai yang menakjubkan. Semoga Disney Studios bisa untung lewat film ini. Soalnya belakangan ini Disneys sering rugi.
Film itu menuturkan kisah klasik dari empat bersaudara Lucy (Georgie Henley), Edmun (William Moseley), Susan (Anna Popplewell) dan Peter (skandar Keynes), yang dievakuasi dari London dalam Perang Dunia II yang menemukan dunia rahasia melalui lemari pakaian saat bermain petak umpet di sebuah rumah pedesaan.
Film Petualangan fantasi ini menceritakan sebuah perjalanan di dunia yang sangat lain dari kehidupan nyata, di bumbui oleh adegan-adegan yang menegangkan bahkan trik-trik menarik.
Nonton film ini benar-benar mengingatkan pada dongeng-dongeng masa kecil, seperti HC Andersen, dimana ada putri, pangeran, naik kuda, nenek sihir, dan binatang-binatang yang bisa bicara. Lumayan deh Chacha jadi terhibur.
Dari keseluruhan, ceritanya mengajarkan agar kita jangan serakah, arti sebuah pengorbanan, dan runtuhnya sebuah kekuasaan yang jahat. Nextnya aku mau nonton Kingkong…