Archive for November, 2009
Rumah Kayu
kala kau cipta sore gaduh di cinta senja
jantungku tergaguk tersara-bara
gegana biru kelayapan di ujung-ujung kepala
patah lidah bergugup terbata-bata
mulut lelakiku menggayem menggemparkan
bergelandang berhanyut-hanyut
menelusuri kobar menggelegak
kalang kabut ku termengah-mengah
duhai rasa ini.. riuh rendah semarak detak bertalu
menggedor geletar pucuk-pucuk rindu
bergentayangan berkeliaran menderu-deru
membangunkan kuncup-kuncup mungil wanitaku
Supratman, 25 Oktober 2009
Zev
Diskusi Novel Elle Eleanor
Ini adalah diskusi (bedah buku) ELLE ELEANOR pertama sejak buku ini diterbitkan. Bedahnya dilakukan oleh Hermawan Aksan yang senyumnya kata orang mirip Mayong suami Nurul Arifin. Aksan memuji, sekaligus mengkritik. Pujiannya antara lain, ending novel ini (yang menghadirkan tokoh Salyo sebagai pembunuh), mengingatkannya pada novel Holywood. Dan banyak lagi.
Kritiknya antara lain, masalah tanggal dan usia Maryati, yang jika dihitung2 jaraknya dengan Johan seharusnya terpaut jauh. Dalam pandangan Aksan, Johan diperkirakan berusia sekitar 60 tahun, tetapi dalam novel disebut berbadan atletis. Kritik lainnya adalah ada beberapa kesalahan editing, cara penulisan koma dll. Jadi jika novel ELLE ELEANOR diibaratkan intan, tinggal diasah saja maka akan menjadi karya yang lebih baik.
Malam
saat mataku terpejam
engkau menyala di dalam
kau pahat aku
penuh kepedulian
kita saling bersandar
berterus terang
segenggam raksa surga
kering di tanganku
dengan mata terpejam
cinta kita lelap
di pelukan malam
Supratman, 26 November 2009
Zev
