Rumah Kayu

kala kau cipta sore gaduh di cinta senja

jantungku tergaguk tersara-bara

gegana biru kelayapan di ujung-ujung kepala

patah lidah bergugup terbata-bata

mulut lelakiku menggayem menggemparkan

bergelandang berhanyut-hanyut

menelusuri kobar menggelegak

kalang kabut ku termengah-mengah

duhai rasa ini.. riuh rendah semarak detak bertalu

menggedor geletar pucuk-pucuk rindu

bergentayangan berkeliaran menderu-deru

membangunkan kuncup-kuncup mungil wanitaku

Supratman, 25 Oktober 2009

Zev

3 Responses to “Rumah Kayu”

  • Tuti Nonka says:

    Puisi yang luar biasa! Banyak kosa kata baru yang nggak ada di kamus manapun … :grin:

    Selamat Zev, puisinya bikin aku bengong …:wink:

  • Yo2e says:

    “menggelegar geletar” (biasanya klo ada trantib dateng mba klo di sini:lol:),
    Akhirnyaaa…. ku temukan kembali KK-Q yang hilang beberapa silam, lalu ku bertanya : “Assalamu’alaikum…. pa kabar mba Tina …???”

    Hug+Peace
    yo2e

  • Dudun says:

    Indah sekali puisi ini, menggugah……

Leave a Reply